“Semenjak saya terima Yesus, saya berubah. Saya tidak mudah marah. Dulu, kalau ada yang saya tidak suka, penginnya melabrak. Begitu juga kepada sopir, kepada asisten rumah tangga, kepada siapa pun, saya bisa menguasai diri.” Begitu disampaikan oleh perancang busana ternama Indonesia Adji Notonegero dalam talkshow Diaspora TV yang ditayangkan Sabtu, 5 Juni 2021.

Saat dikabarkan meninggalkan agama lamanya, desainer yang dikenal hingga ke mancanegara ini menjadi buah bibir. Ia banyak ditulis oleh berbagai media. Ya, dia memang selebritas. Media entertaimen mengejarnya. Lihatlah media memberitakannya saat dia terpuruk dan berurusan dengan pihak kepolisian. Apalagi saat dia harus mendekam dalam penjara pun, berita itu menjadi berita empuk entertainmen.

Pengenalannya akan Kristus diawali oleh pertemuan spritualnya dengan sosok yang, menurut dia, adalah Yesus. Saat itu, dia demam dan buang-buan air. Entah bagaimana, setiap saat dia menutup matanya dia melihat sosok Yesus. Bahkan di setiap dinding rumahnya saat dia membuka mata sekalipun, dia melihat sosok yang sama. Mengalami kejadian itu, dia pun mengulurkan tangannya. “Yesus aku percaya kepada-Mu!” Sejak saat itu, ia mengalami kesembuhan. Demamnya langsung sembuh. Dia tidak ke belakang terus. Tuhan Yesus menyembuhkannya.

Akhirnya, pria yang lahir 18 Juli 1961 ini kini menyerahkan hidupnya secara total kepada Tuhan. Ia memiliki persekutuan doa sendiri yang dipusatkan di rumahnya. Kebenaran firman Tuhan pun ia aminkan. Seorang yang diselematkan, keluarganya ikut diselamatkan.

Ada pengalaman menarik. Saat Adji sangat ingin dibabtis, pendetanya menolak. Ada apa? Mengapa pendeta menolak Adji untuk dibaptis? Saksikan tentang Adji Notonegoro di channel Diaspora TV.

CategoryDiaspora TV, Talkshow
Write a comment:

*

Your email address will not be published.

Follow us: